Senin, 27 Agustus 2012

Renungan Hidup

Aku gak tau sumber utama artikel renungan ini dari siapa atau mana. Tapi artikel ini aku dapat dari hasil foto copy saat aku SMA kelas 2 (2003), tanpa ada keterangan siapa pencipta artikel (renungan) ini hingga aku putuskan untuk menuliskannya (mengetik lebih tepatnya :p) di tahun 2008 (sumber : blogku yang ini).
Menurutku bagus untuk renungan kita bersama. Dan semoga siapapun yang menulisnya pertama kali mendapatkan perlindungan Tuhan karena sudah mengingatkan kita.

LOVE YOU MOM / DAD

***
Saat kau berumur 1 tahun, dia menyuapi dan memandikanmu
Sebagai balasannya, kau menangis sepanjang malam

Saat kau berumur 2 tahun, dia mengajarimu bagaimana cara berjalan
Sebagai balasannya, kau kabur saat dia memanggilmu
Saat kau berumur 3 tahun, dia memasak semua makananmu dengan kasih sayang
Sebagai balasannya, kau buang piring berisi makanan ke lantai
Saat kau berumur 4 tahun, dia memberimu pensil berwarna
Sebagai balasannya, kau coret-coret dinding rumah dan meja makan
Saat kau berumur 5 tahun, dia membelikanmu pakaian-pakaian yang mahal dan indah
Sebagai balasannya, kau memakainya untuk bermain di kubangan lumpur dekat rumah
Saat kau berumur 6 tahun, dia mengantarmu pergi ke sekolah
Sebagai balasannya, kau berteriak : “NGGAK MAU!”
Saat kau berumur 7 tahun, dia membelikanmu bola
Sebagai balasannya, kau lemparkan bola ke jendela tetangg
Saat kau berumur 8 tahun, dia memberimu es krim
Sebagai balasannya, kau tumpahkan hingga mengotori seluruh bajumu
Saat kau berumur 9 tahun, dia membayar mahal untuk kursus pianomu
Sebagai balasannya, kau sering bolos dan sama sekali tidak pernah berlatih
Saat kau berumur 10 tahun, dia mengantarmu kemana saja, dari kolam renang hingga pesta ulang tahun
Sebagai balasannya, kau melompat keluar mobil tanpa memberi salam
Saat kau berumur 11 tahun, dia mengantar kau dan teman-temanmu ke bioskop
Sebagai balasannya, dia minta kau duduk dibaris lain
Saat kau berumur 12 tahun, dia melarangmu untuk melihat acara TV khusus orang dewasa
Sebagai balasannya, kau tunggu dia sampai keluar rumah
Saat kau berumur 13 tahun, dia menyarankanmu untuk memotong rambut
Sebagai balasannya, kau katakan dia tidak tahu mode
Saat kau berumur 14 tahun, dia membayar biaya untuk kemahmu selama libur sebulan
Sebagai balasanya, kau tak pernah meneleponnya.
Saat kau berumur 15 tahun, pulang kerja dia ingin memelukmu
Sebagai balasannya, kau kunci pintu kamarmu
Saat kau berumur 16 tahun, dia mengajari kamu untuk mengemudi mobil
Sebagai balasannya, kau pakai mobilnya setiap ada kesempatan tanpa peduli akan kepentingannya
Saat kau berumur 17 tahun, dia sedang menunggu telepon yang penting
Sebagai balasannya, kau pakai telepon nonstop semalaman
Saat kau berumur 18 tahun, dia menangis terharu ketika kau lulus SMA
Sebagai balasannya, kau berpesta dengan temanmu sampai pagi
Saat kau berumur 19 tahun, dia membayar biaya kuliahmu dan mengantarmu ke kampus pada hari pertama
Sebagai balasannya, kau minta diturunkan jauh dari pintu gerbang agar tidak malu didepan teman-temanmu
Saat kau berumur 20 tahun, dia bertanya : “darimana saja seharian ini?”
Sebagai balasannya, kau jawab : “Ah, cerewet amat sih, ingin tau urusan orang!”
Saat kau berumur 21 tahun, dia menyarankan suatu pekerjaan yang bagus untuk karirmu
Sebagai balasannya, kau katakan : “aku tidak mau seperti kamu”
Saat kau berumur 22 tahun, dia memelukmu dan haru saat kau lulus perguruan tinggi
Sebagai balasannya kau tanya dia kapan kau bisa main ke luar negeri
Saat kau berumur 23 tahun, dia membelikanmu 1 set furniture untuk rumah barumu
Sebagai balasannya, kau ceritakan pada temanmu betapa jeleknya furniture itu.
Saat kau berumur 24 tahun, dia bertemu dengan tunanganmu dan bertanya tentang rencana di masa depan
Sebagai balasannya, kau mengeluh :”Aduuh, bagaimana sih kok bertanya seperti itu?”
Saat kau berumur 25 tahun, dia membantumu membiayai pernikahanmu
Sebagai balasannya, kau pindah ke kota lain yang jaraknya lebih dari 500 km
Saat kau berumur 30 tahun, dia memberikan nasehat bagaimana merawat bayimu
Sebagai balasannya, kau katakan :”sekarang jamannya sudah berbeda!”
Saat kau berumur 40 tahun, dia meneleponmu untuk memberitahu pesta salah seorang saudara dekatmu
Sebagai balasannya, kau jawab : “Aku sibuk sekali, nggak ada waktu!”
Saat kau berumur 50 tahun, dia sakit-sakitan sehingga memerlukan perawatanmu
Sebagai balasannya, kau baca tentang pengaruh negatif dari ortu yang numpang tinggal di rumah anaknya.
Dan hingga SUATU HARI, dia meninggal dengan tenang….
Dan tiba-tiba kau teringat semua yang belum pernah kau lakukan, dan itu menghantam HATIMU bagaikan pukulan godam. MAKA….
JIKA ORANG TUAMU MASIH ADA, JANGAN LUPA BERIKANLAH KASIH SAYANG DAN PERHATIANMU LEBIH DARI YANG PERNAH KAU BERIKAN SELAMA INI. JIKA ORANG TUAMU SUDAH TIADA, INGATLAH AKAN KASIH SAYANG DAN CINTANYA YANG TELAH DIBERIKANNYA DENGAN TULUS TANPA SYARAT KEPADAMU….

***
Diketik Ulang :
24 Maret 2008
02.00 WIB

Tidak ada komentar:

Posting Komentar