Kamis, 29 November 2012

Pelampiasan

Pernahkah temen-temen merasakan suatu hari menjadi hari terburukmu?
Pernahkah temen-temen merasakan perasaan tidak berguna?
Pernahkah temen-temen merasakan perasaan menyerah pada kehidupan? lelah pada semua masalah yang muncul dalam kehidupanmu?
Pernahkah temen-temen merasakan perasaan sedih yang luar biasa sampai-sampai pingin berada di suatu ruangan yang gelap untuk menyendiri?
Pernahkah temen-temen merasakan perasaan ingin mati?

kalau aku lanjutin, akan panjang nih ceritanya.... hehehehe

Yah, aku rasa setiap orang pasti mengalami salah satu (atau bahkan salah dua) dalam satu waktu.
Apa yang kamu lakukan?

Menyayat diri?
Meratapi nasib?
Menyalahkan Tuhan?

Mari merubah hal-hal negatif lainnya itu ke hal positif.
Mari kita lampiaskan hal-hal negatif itu ke sesuatu hal luar biasa.

Misal yang aku lakukan....
Kala aku sedih luar binasa. Biasanya muncul perasaan pengen jadi burung unta yang bisa masukin kepala ke tanah tapi tetap hidup, menangis sepuasnya... tapi sebelum itu semua bener-bener terjadi.... biasanya aku lampiaskan dengan berjalan kaki ke suatu tempat yang jauh sampai lelah.

Baik buat kesehatan, itung-itung olahraga. Kala sudah lelah? pulanglah aku kerumah. Kalau gak mau kerumah, lari dulu aku ke mall buat bengong. krik krik krik....

ada lagi....
Misal muncul perasaan tidak berguna... perasaan yang sering timbul selanjutnya adalah lelah untuk hidup. Marah dan kecewa.
Biasanya aku lampiaskan ke hal positif lainnya seperti... TERTAWA!
yup tertawa.... meskipun pada awalnya sulit untuk tertawa, tapi aku paksakan senyum yang meningkat jadi tawa. Karena menurut tempat ini tertawa sama dengan berolahraga.
hm.... setidaknya olahmuka laaah.....

Lainnya....
Kala timbul perasaan marah yang besar sekali.... biasanya diiringi dengan sikap diam seribu bahasa, wajah dilipat tiga (gimana tuh coba?).... atau tantrum. Yaah bisa dibilang aku masih histerisan alias tantrum.
Aku lampiaskan dengan makan ICE CREAM!!! atau minum minuman bersoda dingin yang aku minum buru-buru biar kepala pusing... atau coklat yang katanya bisa membantu menurunkan stress.
kalo yang ini sih gak semua orang bisa tahan... salah-salah sakit flu, maag, atau sakit gigi.
Tapi bagiku.. cara itu bisa ngebuat aku mengalihkan perasaan emosi yang ada.

daripada aku marah-marah gak karuan? lebih baik aku meringis nahan pusing karena serangan air es yang dingin itu... atau meringin nahan sakit gigi kebanyakan makan coklat.

wkwkwkw


itu beberapa cara pelampiasanku. gimana dengan teman-teman?

Rabu, 26 September 2012

Salah Kata Salah Arti Mari Tertawa

Kita mungkin sering mendengar di sekeliling kita (bahkan kita sendiri) mengalami kejadian salah kata yang bisa bikin pendengarnya ketawa terpingkal-pingkal.

Dari pengalamanku sendiri, berikutlah contohnya ...

Es Teh Tawar Anget
Saudaraku : "mbak, saya pesan teh tawar hangat ya... Satu"
Pelayan : "oh iya mbak, segera datang es teh tawar anget"
saudaraku : ".... Mbak, teh tawar anget"
Pelayan : "iya mbak segera datang es teh tawar anget"

Tak lama setelah pergi, si pelayan balik lagi dan bilang "teh tawar anget ya mbak?"

GUBRAK!

di dengar 1 keluargaku yang kemudian terpingkal-pingkal

13/3/2010
@CTU


Kopi jadi Manusia 
Santi : "Kak, lagi apa? Lagi ngepak barang ya??"
Rudi  : "Iya, bentar lagi kan kita pindahan"
Santi : "ooo... Aku pinjem buku yang itu dong mas.."
Rudi : "Itu, tapi kalo aku sih dulu kopi"
Aku : "Mas, kalo mas dulu jadi kopi... Kapan jadi manusianya mas?"
Santi dan Rudi : ..........
Rudi : "Hahaha... Aku salah ngomong ya??"

terdengar 1 kantor yang cekikian diam2
18/3/2010



Rabu, 05 September 2012

MICROVIT

*Tok tok tok*

"Iya ?! Masuk ! ", seruku saat pintu kamar di ketuk oleh asisten di rumah

"Mbak nanti kalau mau makan malem, ayamnya di microvit ya..", jawab asisten di celah pintu yang dibuka

"Ok!"

..................... *mikir*

"Lek! Apa tadi?", seruku sebelum pintu tertutup rapat

"Ayamnya di microvit, mbak!"

"Dimana???", ulangku

"Di dalem MICROVIT!"

*doenk... Gubraks!*

"Lek... MicroWAVE, Micro...WAVE. Coba ulangin"

Ntah kenapa masih aja diantara celah pintu.
"Micro WEP", ulangnya

"MicroooooWaaaaavvvveeee", ulangku pelan

"Microwev... Au ah mbak. Yang itulah namanya", pasrahnya seraya permisi

Kutipan

Dari membaca kita dapatkan kalimat-kalimat indah yang bisa menguatkan kita untuk mengarungi hidup. Entah itu dari novel entah dari biografi orang lain.
Berikut adalah salah satu bagian dari novel terjemahan yang bisa kita renungi..
**************************************************************************
SEGI CINTA

Kita menggunakan kata cinta karena mudah, tetapi aku sebenarnya mendapati bahwa cinta meliputi banyak sekali perasaan dan emosi. Sebagian nafsu dan sebagian semangat, sebagian pengharapan dan sebagian keajaiban. Cinta memiliki begitu banyak segi, tetapi dengan berjalannya waktu, aku mendapatkan satu segi cinta yang jelas lebih penting daripada yang lainnya.

Dan bagian itu...
Adalah memaafkan.

Perhatikanlah, saat-saat awal cinta membuat kita berpikir orang yang kita cintai adalah makhluk sempurna, tapi mana ada manusia yang sempurna di dunia ini?

Lalu dengan berjalannya waktu, ilusi kesempurnaan itu berganti dengan kenyataan. Kita mendapati orang yang kita cintai jauh dari kesempurnaan yang kita bayangkan, mereka memiliki kecacatan dan kelemahan.

Untuk benar-benar mencintai, kita harus melihat orang itu seutuhnya, memaafkan segala kekurangannya, sisi manusiawinya.

Kualitas maaf yang kita berikanlah yang membuat cinta meningkat ke taraf yang lebih tinggi, cinta bukan lagi suatu ilusi yang memenuhi harapan kita, tetapi kita mencintai seseorang apa adanya, apa yang kita bisa berikan padanya, bukan apa yang kita harap darinya.


(Nasehat Ratu Penwyck pada Ms Jordan Ashbury)

Dikutip dari Novel Fiksi "Her Royal Husband / Suamiku Sang Pangeran" karya Cara Colter, halaman 218

WANITA

Bismillahirahmanirahim...
Dapet bacaan dari Mailing list (kyny dah banyak yg tau tp gpp deh). Mohon maaf, jangan dianggap ini sesuatu hal yang kurang ajar. Saya hanya me-repost.
Ambillah inti dari cerita ini yang mengagungkan wanita, yang membantu mengingatkan kita untuk menjaga dan menghargai wanita baik diri sendiri, orang terdekat maupun orang asing yang tidak kita kenal. Paling mudah, ingatlah ibu kita atau diri kita sendiri agar bisa menjadi wanita yang kuat di kala kita di terpa badai masalah dalam hidup.

Ketika Tuhan menciptakan wanita, DIA lembur pada hari ke-enam.
Malaikat datang dan bertanya,”Mengapa begitu lama, Tuhan?”

Tuhan menjawab:“Sudahkan engkau lihat semua detail yang saya buat untuk menciptakan mereka?"

“ 2 Tangan ini harus bisa dibersihkan, tetapi bahannya bukan dari plastik. Setidaknya terdiri dari 200 bagian yang bisa digerakkan dan berfungsi baik untuk segala jenis makanan. Mampu menjaga banyak anak di saat yang bersamaan. Punya pelukan yang dapat menyembuhkan sakit hati dan keterpurukan… , dan semua dilakukannya cukup dengan dua tangan ini ”

Malaikat itu takjub.

“Hanya dengan dua tangan?....impossible!“

Dan itu model standard?!

“Sudahlah TUHAN, cukup dulu untuk hari ini, besok kita lanjutkan lagi untuk menyempurnakannya“.


“Oh.. Tidak, SAYA akan menyelesaikan ciptaan ini, karena ini adalah ciptaan favorit SAYA”.

“O yah… Dia juga akan mampu menyembuhkan dirinya sendiri, dan bisa bekerja 18 jam sehari”.

Malaikat mendekat dan mengamati bentuk wanita-ciptaan TUHAN itu.

“Tapi ENGKAU membuatnya begitu lembut TUHAN ?” “Yah.. SAYA membuatnya lembut. Tapi ENGKAU belum bisa bayangkan kekuatan yang SAYA berikan agar mereka dapat mengatasi banyak hal yang luar biasa.“

“Dia bisa berpikir?”, tanya malaikat.*

Tuhan menjawab:
“Tidak hanya berpikir, dia mampu bernegosiasi. "

Malaikat itu menyentuh dagunya....
“TUHAN, ENGKAU buat ciptaan ini kelihatan lelah & rapuh! Seolah terlalu banyak beban baginya.”*

“Itu bukan lelah atau rapuh....itu air mata”, koreksi TUHAN

“Untuk apa?”, tanya malaikat

TUHAN melanjutkan:
“Air mata adalah salah satu cara dia mengekspressikan kegembiraan, kegalauan, cinta, kesepian, penderitaan dan kebanggaan.”

“Luar biasa, ENGKAU jenius TUHAN” kata malaikat.
“ENGKAU memikirkan segala sesuatunya, wanita- ciptaanMU ini akan sungguh menakjubkan! "

Ya mestii…!
Wanita ini akan mempunyai kekuatan mempesona laki-laki. Dia dapat mengatasi beban bahkan melebihi laki-laki.
Dia mampu menyimpan kebahagiaan dan pendapatnya sendiri.
Dia mampu tersenyum bahkan saat hatinya menjerit.
Mampu menyanyi saat menangis, menangis saat terharu, bahkan tertawa saat ketakutan.

Dia berkorban demi orang yang dicintainya.
Mampu berdiri melawan ketidakadilan.
Dia tidak menolak kalau melihat yang lebih baik.
Dia menerjunkan dirinya untuk keluarganya. Dia membawa temannya yang sakit untuk berobat.

Cintanya tanpa syarat.
Dia menangis saat melihat anaknya adalah pemenang.
Dia girang dan bersorak saat melihat kawannya tertawa .
Hatinya begitu sedih mendengar berita sakit dan kematian.
Tetapi dia selalu punya kekuatan untuk mengatasi hidup.
Dia tahu bahwa sebuah ciuman dan pelukan dapat menyembuhkan luka.

Hanya ada satu hal yang kurang dari wanita:
Dia begitu bahagia mendengar kelahiran.
Dia lupa betapa berharganya dia...

Sebarkan kata2 ini kepada wanita di sekeliling kita. Ingatkan mereka, karena terkadang mereka perlu diingatkan.. !!!

Notes from me :
Tuhan menjadikan manusia makhluk dengan derajat yang lebih daripada makhluknya yang lain,
Bukankah kita memiliki kewajiban menjaganya?
Sayangi dan jagalah diri kita..
Karena Dia akan meminta pertanggungjawaban kita atas titipanNya.

Senin, 03 September 2012

Bapak Ibuku Kawin Lagi

Tulisanku kali ini masih seputar misi penyelamatan data pilihan...
Akan aku bagi keromantisan bapakku di hari pernikahan ke-25 bersama ibu di tahun 2008.

surat cinta dari bapak untuk seluruh keluarga...
rasa cinta yang tersirat dalam suratnya.

Perjuangan bapak dan ibu selama 25 tahun pernikahan coba dituangkan dalam surat ini...
tapi maaf... nama-namanya saya inisialkan saja...


Tulisan ini saya persembahkan untuk  istri saya tercinta, HPR. yang telah setia menemani saya dalam suka maupun duka hingga akhirnya kami merayakan ulang tahun pernikahan perak
Tak terasa sudah genap 25 tahun kami mengarungi bahtera rumah tangga. Diawali dengan perkenalan melalui foto yang diberikan Om saya, yang anaknya sedang dirawat di Rumah sakit, tempat istri saya bekerja sebagai perawat, tepatnya 27 tahun yang lalu. Dengan berbekal foto itu saya tambatkan hati saya padanya. Hingga akhirnya saya bertemu dengannya tanggal 11 Maret 1981 dan memutuskan untuk menjalin hubungan dengannya. Seperti kebanyakan orang, tidak mudah masuk kedalam keluarga seseorang, dan itulah yang terjadi pada kami. Namun ternyata saat-saat seperti itulah yang membuktikan betapa tangguhnya hati istri saya dalam menghadapinya hingga akhirnya seluruh keluarga besar saya dapat menerima istri saya. Benar-benar pilihan yang tepat, batin saya kala itu.

Akhirnya, pada tanggal 2 Mei 1983 kami mengucapkan janji setia dalam sucinya tali pernikahan. Sungguh acara yang sangat sederhana pernikahan kami saat itu, kedua pihak keluarga berkumpul di KUA kota Madiun untuk menyaksikan Ijab Kabul yang saya ucapkan, dan kemudian kembali ke rumah orang tua Istri saya untuk acara makan siang bersama yang disiapkan ala kadarnya oleh keluarga.

Dua tahun kemudian, lahirlah putri pertama kami ke dunia. NH, anak yang memang kami tunda kedatangannya karena keadaan istri yang masih terikat dengan ikatan dinas di rumah sakit tempatnya bekerja. Setahun kemudian lahirlah putri kedua kami, EDK (ini aku), dimana saat itu saya tidak dapat melihatnya secara langsung lahir ke dunia yang dikarenakan pekerjaan saya yang mengharuskan saya berada di tengah lautan ketika ia lahir. Saat itu perasaan bersalah padanya meliputi diri saya. Benar-benar anak yang tangguh, lahir kedunia tanpa dilihat ayahnya. Pada tahun 1989 putri ketiga kami lahir. ATU, itulah namanya. Nama islami yang sungguh berbeda dari kedua kakaknya yang diambil dari nama-nama bintang dilangit, nama yang diselimuti doa-doa indah nan megah. Namun sayang, hanya setahun ia bersama kami. Pada tahun 1990 ia dipanggil terlebih dahulu oleh Allah SWT untuk selama-lamanya. Ternyata, ia lebih dicintai Allah SWT untuk segera menikmati indahnya surga. Empat tahun kemudian, ‘jagoan’ kami lahir. Seorang anak laki-laki yang kami beri nama, dari nama-nama bintang seperti kedua kakaknya, HHH. Kebahagiaan yang kami rasakan saat itu seperti saat anak pertama kami lahir. Sungguh kebahagiaan yang tak terhingga mendapatkan anak laki-laki yang sudah lama kami nantikan. Bagi kami sudah cukup jumlah anak yang kami miliki saat itu, sudah lengkap kebahagiaan yang kami rasakan. Namun ternyata Allah berkehendak lain, kami dikaruniai seorang anak laki-laki lagi. Kami beri nama HRK, yang lagi-lagi kami ambil dari nama bintang seperti kakak-kakaknya.

Kini, sudah 25 tahun kami bersama dengan anak-anak. Tidak mudah memang melalui perjalanan panjang ini. Canda tawa memang banyak, namun marah dan emosi tak kalah banyaknya. Seringkali karena emosi saya yang mudah sekali meledak, istri dan anak-anaklah yang merasakan dampaknya. Kesalahpahamanpun tak luput sering terjadi, namun dengan komunikasi segalanya kembali baik. Saya dan istri mempunyai kesepakatan sejak pertama kali kami menikah. Setiap kali ada masalah kami bisa saja diam seribu bahasa, namun ketika kami sama-sama sudah berada di dalam kamar tidur, kami berdua harus berpelukan. Kami percaya, dengan itu segala emosi lebur dan segala masalah dapat diselesaikan. Banyak orang bilang, mengucapkan sayang, cinta  kepada pasangan kita di hadapan orang lain adalah suatu hal yang memalukan, dan tidak pantas lagi dilakukan karena sudah tua. Namun hal itu tidak ada dalam kamus kami. Dengan tanpa beban, kami dapat mengucapkan hal itu kepada pasangan kami.

Pada 2 Mei lalu, di Restoran & Cafe  Komsen  Aquarium, anak-anak dan seluruh keluarga besar membuatkan kami pesta ulang tahun perak pernikahan yang sungguh hebat dan indah,  pertama kami merasakan  pesta pernikahan, rasanya kami berdua ”Kawin Lagi” . Keluarga dan teman-teman kami datang untuk turut merayakannya. Diawali dengan cucuk lampah cucu-cucu dekat kami, bagaikan pasangan yang baru menikah lagi, disertai tepuk tangan  tamu, kami berjalan penuh bahagia .

Namun makna dari 25 tahun kami bersama bukanlah pesta yang begitu indahnya dan semarak, tetapi bagaimana kami nantinya akan melalui tahun-tahun selanjutnya penuh dengan cerita yang akan kami ukir bersama.

*END*

Semoga kedepannya makin langgeng... AAAMIIIIIIN

Selasa, 28 Agustus 2012

Salah Sasaran Gara-Gara Ngantuk

Ini cerita lama yang aku muat lagi yang lagi-lagi dalam rangka penyelamatan data.
Cerita ini adalah pengalaman pribadi di tanggal 13 Januari 2010 di sini.
****************************
13 Januari 2010

Ini nih ke-stupid-an aku di pagi hari...

Entah apa yang aku pikirin, aku telpon CS Matrix pagi2 jam 6.30 abis ku bangun tidur.
Dengan PDnya karena biasa nelp CS, aku gak dipandu lagi

CS : Matrix dengan xxxx (lupa nama CSnya siapa) selamat pagi, ada yang bisa sy bantu?

Q : iya mas, selamat pagi. Nama saya Enif, no matrix sy 0814xxxxxxx0 atas nama Heni, alamat tagihan ke Jl. Bla bla bla (no matrix-ku dibeli pake nama Ibu)

CS : terima kasih bu, ada yang bisa saya bantu?

Q : (masih dengan PD), iya mas... Sayakan baru daftar sms banking, klo sy mau bayar matrix formatnya sama dengan yang di ATM atau saya tambah angka di depannya?

CS : maaf ibu, bagaimana (nada masnya bingung abis)

Q : dgn PDnya aku ulang lagi.. kalo saya mau bayar matrix di mandiri itu awalnya di tambahkan angka 1 kan mas??

CS : maaf bu, utk pembayaran matrix via Sms banking tidak menggunakan angka 1 sebelum no matrix-nya

disini pas masnya bilang baru ngeh kalo yang pake tambahan awalan angka 1 itu klo daftar speedy.

Catatan : Untuk bayar speedy via Transfer Mandiri harus tambah angka di depan no speedy dengan angka 1.
Dengan lihai...
Q : oooo... Astagfirullah... Maaf mas itu seharusnya untuk speedy.

CS : iya bu...

Q : iya mas speedy... Jadi... Bagaimana mas klo bayar speedy??? Awalannya tetep pake angka 1

Sumpah, abis ngomong ini baru sadar kalo yang aku telp CS Matrix, bukan CS Mandiri ataupun CS Speedy.

Q : Salah ya mas??? Masnya gak tau cara bayar speedy ya...? (nadaku dah mulai ketawa sendiri mentertawakan kebodohanku)

sambil nahan ketawa yang teramat sangat-aku yakin klo beneran ketawa keras bisa bikin doski jatuh dari bangkunya (Coz nada ngomongnya geli banget plus ketara banget doski matiin suara headphone-nya). ntu mas-mas ganteng (jelas ganteng, kan mas-mas) bilang gini..

CS : iya bu... kami tidak mengetahui cara pembayaran speedy (ini pas ngomong, suaranya timbul nggak)

Q : oiya ya... hahahaha (asli ketawa ke mas-nya). Makanya mas klo nelp melek dulu ya... (sok nasehatin padahal aku yang salah)

CS : ada yang bisa saya bantu lagi bu?? (mencoba bersuara profesional padahal jelas masih nahan geli)

Q : apa ya mas yang bisa saya tanya??

CS : hening beberapa detik (yakin aku klo doski gak bisa nahan ketawanya)

Q : halo... Halo mas??

CS : iya bu... Bagaimana? (Hening lagi-taulah suaranya tuh kaya dah di matiin)

Q : matrix ya? Oooo... Iya mau nanyain jatuh tempo pembayaran bulan ini mas... (akhirnya nemuin pertanyaan yang nyambung)

CS : baik bu (suara profesional), untuk waktu pembayaran no matrix ibu... Jatuh di tanggal X bulan ini (suaranya balik lagi geli)

Q : ooo... Iya... Baik mas... Terima kasih ya mas... Akhirnya pertanyaannya gak kebalik lagi ya mas?? Selamat pagi mas

CS : selamat pagi bu.

Asli... Aku yakin banget abis nutup telp ini, si mas-nya bakal lari ke WC atau keluar atau gak terima telp dulu buat puas-puasin ketawa ngakak. Atau... Doski ketawa dulu bareng pengawasnya (coz katanya klo CS itu, line telpnya direkam dan di awasi sama pengawasnya)

pesan buat teman-teman :
1) kalau mau nelp... Harap! Saya tekankan lagi HARAP!!! Sadarkan dulu diri anda!

2) don't try this at home. Asli bakal geli sendiri

3) perhatikan baik-baik informasi apapun biar gak bingung (baca informasi dari CS bank kalo mau pake sms banking).

Senin, 27 Agustus 2012

Renungan Hidup

Aku gak tau sumber utama artikel renungan ini dari siapa atau mana. Tapi artikel ini aku dapat dari hasil foto copy saat aku SMA kelas 2 (2003), tanpa ada keterangan siapa pencipta artikel (renungan) ini hingga aku putuskan untuk menuliskannya (mengetik lebih tepatnya :p) di tahun 2008 (sumber : blogku yang ini).
Menurutku bagus untuk renungan kita bersama. Dan semoga siapapun yang menulisnya pertama kali mendapatkan perlindungan Tuhan karena sudah mengingatkan kita.

LOVE YOU MOM / DAD

***
Saat kau berumur 1 tahun, dia menyuapi dan memandikanmu
Sebagai balasannya, kau menangis sepanjang malam

Saat kau berumur 2 tahun, dia mengajarimu bagaimana cara berjalan
Sebagai balasannya, kau kabur saat dia memanggilmu
Saat kau berumur 3 tahun, dia memasak semua makananmu dengan kasih sayang
Sebagai balasannya, kau buang piring berisi makanan ke lantai
Saat kau berumur 4 tahun, dia memberimu pensil berwarna
Sebagai balasannya, kau coret-coret dinding rumah dan meja makan
Saat kau berumur 5 tahun, dia membelikanmu pakaian-pakaian yang mahal dan indah
Sebagai balasannya, kau memakainya untuk bermain di kubangan lumpur dekat rumah
Saat kau berumur 6 tahun, dia mengantarmu pergi ke sekolah
Sebagai balasannya, kau berteriak : “NGGAK MAU!”
Saat kau berumur 7 tahun, dia membelikanmu bola
Sebagai balasannya, kau lemparkan bola ke jendela tetangg
Saat kau berumur 8 tahun, dia memberimu es krim
Sebagai balasannya, kau tumpahkan hingga mengotori seluruh bajumu
Saat kau berumur 9 tahun, dia membayar mahal untuk kursus pianomu
Sebagai balasannya, kau sering bolos dan sama sekali tidak pernah berlatih
Saat kau berumur 10 tahun, dia mengantarmu kemana saja, dari kolam renang hingga pesta ulang tahun
Sebagai balasannya, kau melompat keluar mobil tanpa memberi salam
Saat kau berumur 11 tahun, dia mengantar kau dan teman-temanmu ke bioskop
Sebagai balasannya, dia minta kau duduk dibaris lain
Saat kau berumur 12 tahun, dia melarangmu untuk melihat acara TV khusus orang dewasa
Sebagai balasannya, kau tunggu dia sampai keluar rumah
Saat kau berumur 13 tahun, dia menyarankanmu untuk memotong rambut
Sebagai balasannya, kau katakan dia tidak tahu mode
Saat kau berumur 14 tahun, dia membayar biaya untuk kemahmu selama libur sebulan
Sebagai balasanya, kau tak pernah meneleponnya.
Saat kau berumur 15 tahun, pulang kerja dia ingin memelukmu
Sebagai balasannya, kau kunci pintu kamarmu
Saat kau berumur 16 tahun, dia mengajari kamu untuk mengemudi mobil
Sebagai balasannya, kau pakai mobilnya setiap ada kesempatan tanpa peduli akan kepentingannya
Saat kau berumur 17 tahun, dia sedang menunggu telepon yang penting
Sebagai balasannya, kau pakai telepon nonstop semalaman
Saat kau berumur 18 tahun, dia menangis terharu ketika kau lulus SMA
Sebagai balasannya, kau berpesta dengan temanmu sampai pagi
Saat kau berumur 19 tahun, dia membayar biaya kuliahmu dan mengantarmu ke kampus pada hari pertama
Sebagai balasannya, kau minta diturunkan jauh dari pintu gerbang agar tidak malu didepan teman-temanmu
Saat kau berumur 20 tahun, dia bertanya : “darimana saja seharian ini?”
Sebagai balasannya, kau jawab : “Ah, cerewet amat sih, ingin tau urusan orang!”
Saat kau berumur 21 tahun, dia menyarankan suatu pekerjaan yang bagus untuk karirmu
Sebagai balasannya, kau katakan : “aku tidak mau seperti kamu”
Saat kau berumur 22 tahun, dia memelukmu dan haru saat kau lulus perguruan tinggi
Sebagai balasannya kau tanya dia kapan kau bisa main ke luar negeri
Saat kau berumur 23 tahun, dia membelikanmu 1 set furniture untuk rumah barumu
Sebagai balasannya, kau ceritakan pada temanmu betapa jeleknya furniture itu.
Saat kau berumur 24 tahun, dia bertemu dengan tunanganmu dan bertanya tentang rencana di masa depan
Sebagai balasannya, kau mengeluh :”Aduuh, bagaimana sih kok bertanya seperti itu?”
Saat kau berumur 25 tahun, dia membantumu membiayai pernikahanmu
Sebagai balasannya, kau pindah ke kota lain yang jaraknya lebih dari 500 km
Saat kau berumur 30 tahun, dia memberikan nasehat bagaimana merawat bayimu
Sebagai balasannya, kau katakan :”sekarang jamannya sudah berbeda!”
Saat kau berumur 40 tahun, dia meneleponmu untuk memberitahu pesta salah seorang saudara dekatmu
Sebagai balasannya, kau jawab : “Aku sibuk sekali, nggak ada waktu!”
Saat kau berumur 50 tahun, dia sakit-sakitan sehingga memerlukan perawatanmu
Sebagai balasannya, kau baca tentang pengaruh negatif dari ortu yang numpang tinggal di rumah anaknya.
Dan hingga SUATU HARI, dia meninggal dengan tenang….
Dan tiba-tiba kau teringat semua yang belum pernah kau lakukan, dan itu menghantam HATIMU bagaikan pukulan godam. MAKA….
JIKA ORANG TUAMU MASIH ADA, JANGAN LUPA BERIKANLAH KASIH SAYANG DAN PERHATIANMU LEBIH DARI YANG PERNAH KAU BERIKAN SELAMA INI. JIKA ORANG TUAMU SUDAH TIADA, INGATLAH AKAN KASIH SAYANG DAN CINTANYA YANG TELAH DIBERIKANNYA DENGAN TULUS TANPA SYARAT KEPADAMU….

***
Diketik Ulang :
24 Maret 2008
02.00 WIB

Minggu, 12 Agustus 2012

Menunggu

Ku titipkan kau sejenak pada keheningan
Ku tinggalkan kau sejenak pada kesendirian
Ku restui kau menikmati sepi
Dan ku akan pergi sejenak meninggalkanmu

Hingar bingar suara kota mulai meninggalkanku
Begitu pun dengan suara manusia-manusia itu termasuk suaramu
ku berlari menghampiri udara bersih, yang akan kuisi dan kuhirup bagai candu untuk paru-paruku
Ku tukarkan udara itu dengan penatku dan lelahku

Puasku, Aku puas menghirupnya
Senangku membuncah dada
Membuatku sesak sulit bernafas terlalu senang
Membuatku menginginkan tinggal tak kembali
Tapi belum bisa saat ini...

Ku cintai keheningan malam sepi pegunungan
Ku Nikmati Indahnya kerlip bintang. Ku abaikan tangan kota yang memanggil-manggil, merayuku tuk segera kembali
Ku nikmati semua meskipun hanya sejenak

Langit malam kelam bersih tanpa awan, udara dingin menambah kenikmatan
Para bintang mulai menari melalui kerlipnya, diiringi musik para jangkrik di tanah lapang
Namun sayang, kini harus kembali kutinggalkan
Tuk menemuimu yang kurindukan, Tuk menemuimu yang telah menungguku

Doa ku panjatkan sebelum kembali
Untuk orang-orang yang pernah mengenalku meski hanya sekali
Berharap selalu ceria dan sehat di kemudian hari
Agar dapat kembali ku temui

Sudahkah cukup kau memeluk sepi?
Sudahkah cukup keheningan yang ku beri?
Karena ingin ku kembali..
Tuk menikmati hari bersamamu lagi..

Apakah kau siap menerimaku lagi??


- Pindahan MP -
1 Maret 2010

Teruntuk Mbak Octa

Jingga...

Semburat jingga terekam mata saat sang surya menampakkan senyumnya
semburat jingga pula yang terekam mata saat sang surya menuju tidurnya
warna jingga pagi menggugah diri bangun dari peraduan mimpi dengan indahnya
warna senja pula yang menimang menuju peraduan dengan hangatnya

warna jingga yang sama bukan?

Jingga,
Kuning kemerahan itu bersemu di ufuk barat dan timur jalanku
Kuning kemerahan itu tersenyum hangat mengantarkan perjalananku
Kuning kemerahan itu pula yang menghibur saat aku sendu
dan kuning kemerahan itulah yang senantiasa menemaniku

Jingga,
Indah
Hangat
Melambangkan semangat
Menambahkan semangat

Jingga...


- Pindahan MP -
3 Maret 2010
(PR dari Mbak Elok)

Memulai Lembar Baru

Aku mulai awal baru ...

Lembar catatan kecilku di lapak sebelah (Multiply) pada tanggal 1 Desember 2012 akan dihapuskan oleh si pemilik lapak meskipun sudah sejak 8 Juni 2007 aku mengisi hidupku di situ. Sejak perubahan di rumah itu dari tempat berbagi menjadi tempat jualan online, aku sudah menangkap akan adanya perubahan yang lebih besar di masa depan. Sejak perubahan itu terjadi, aku sudah mengurangi aktivitasku di rumah tersebut.

Kala prediksiku benar, hatiku sudah tidak terlalu merasa kehilangan karena akulah yang sejak lama menarik diri. Selain itu, akupun sudah sejak lama memikirkan kalau rumah itu (Multiply) bukanlah milikku, jadi sifat posesif dan rasa kepemilikannya dah gak menggebu-gebu.

Tempat ini aku anggap sebagai rumah baruku. Aku tak tau apa nanti aku akan terusir lagi seperti di rumah sebelah atau tidak. Tapi sejak aku buat rumah ini, aku sudah menyadari kalau aku harus siap untuk di usir (entah kapanpun itu, namun aku berharap gak di usir lagi deng).

Untuk saat ini, aku akan memulai mengisi tempat ini dengan perjalanan hidupku yang pernah aku tuliskan di rumah yang dulu (pilihan) dan akan aku teruskan dengan mengisinya dengan perjalanan hidupku selanjutnya. 

Mungkin isinya bagi orang lain tidak berkesan atau malah berkesan seperti dairy yang "gak penting buat gw".... tapi bagiku inilah hidupku. Akan aku isi dengan segala hal yang pernah terjadi padaku, hidupku, dan orang-orang di sekitarku... Karena tujuanku adalah berbagi, biar kala aku mengalami hal buruk maka orang lain gak akan mengalami hal yang sama dan kala aku mengalami hal yang baik maka orang lain bisa mengikuti jejakku.

Manusia beraneka macamnya, kadang aku juga emosian.
Jika ada yang tidak suka sama aku nantinya aku anggap itu hal yang wajar, karena itulah indahnya keberagaman pendapat, pikiran, sifat orang. Tinggal bagaimana kita menyikapinya.

Sebelumnya, terima kasih untuk semuanya yang mau jadi kawanku... (Bahkan mau di gangguin sama aku)

Regards,
EDK / Neefia Dwika